Rileysutherland5's website

Our website

09
De
Tutorial Menganalisa Prediksi di Dalam Pertandingan Bola
09.12.2016 11:32

Tatkala menonton pertentangan sepakbola dalam layar kaca kita sering disajikan aksi tebak skor yang dikerjakan para spesialis. Walau memukau, saya gak percaya memotong skor ialah sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

Kalau sepadan untuk fun and games bolehlah, namun demikian tentu tidak perlu dianggap serius karena tidak ada pendek logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Luar biasa dengan menetak siapa menjulang yang dengan menang -- atau bahwa pertandingan hendak berakhir secara seri. Menebas seperti itu reguler saja dijalani, walau di akhirnya bola itu buntar sehingga pemimpin pun kerap kali cela diprediksi. Kenapa? Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini beta akan sebarkan beberapa tips membuat dugaan yang tertentu. Bukan berguna saya selamanya benar pada memprediksi satu pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan segelintir berbangga (sediiiikit saja) hamba memiliki rekor kebenaran prediksi yang sedang tinggi: sama 3 mulai 4 perkiraan saya sesuai kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, beta memprediksi akan terjadi All German pucuk di Permufakatan Champions. Di final, termasuk di depan ribuan warga Surabaya yang membanjiri sebuah kegiatan nonton bareng, saya memprediksi Bayern Munich akan menggulung Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kelebihan. Sebelum tersebut saya pula meyakini kalau Atletico Madrid akan memenangkan Copa Del Rey. Ujung, saya mencari Belanda bakal mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin aku tekankan disini adalah; dugaan bisa sahih bisa cela, tapi yang penting sebuah prediksi mutlak harus punya dasar pikiran atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sahih maka faktor keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap selalu tidak siap diprediksi berdasar pada 100%, bahkan prediksi mengenai skor konklusi. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi mumbul tajam.

Abdi ajak Engkau untuk membahas beberapa prediksi terakhir saya guna meriwayatkan beberapa prinsip penting yang saya yakin akan berguna bagi Engkau saat mengira memprediksi festival.

Di antara bayangan yang saya sebut dalam atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali hal mistar tiang Atletico]. Walau demikian ada logika dalam belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Perangkat masa memberitakan ketidakrukunan tokoh Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Mulai media langka saya mendapat kabar jika Ronaldo serta Mourinho pula tidak sepaham (berita menyerempet hal ini baru terserondok di Nusantara beberapa waktu lalu). Guna pelatih abdi paham sah arti kekompakan tim di dalam dan dalam luar lokasi dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang sedang on fire, yang menciptakan saya deging memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips prediksi 1: Pertimbangkan suasana di tim, terutama saat satu buah turnamen berlanjur di mana pemain pantas terus simpatik tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip prediksi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat pertandingan cup, kemonceran striker begitu menentukan. Tatkala pertandingan liga kualitas poin panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen kru lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau kekuatan keseluruhan tim juga kudu dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi penguasaan Belanda 3-0 atas Nusantara saya melawan hati nurani. Berdasar pada subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Namun, saat memakai kacamata bertato objektivitas, aku semua wajar setuju kalau Belanda jauh di untuk Indonesia. Kemudian mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih transparan? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia dengan bermain penuh gairah, oleh karena itu akan bisa mereduksi perselisihan kualitas. Oleh sebab itu, skor tipis atau raksasa bisa pula diprediksi dengan sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips bayangan 3: Hindari membela sebuah tim saat membuat dugaan. Kita mahir selalu berjanji tim kesayangan kita unggul, tapi saat membuat antisipasi tentu pikiran harus diutamakan di buat fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat mencerap di 1 buah media sekiranya tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir kali. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kemajuan Dortmund berlandaskan fakta-fakta ini. Mereka lupa bahwa fakta-fakta tersebut merampok dan kadang benar memilikinya, namun tidak memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan kelurusan hati yang lain adalah salah satu kaca dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan terampil menjadi lingkungan membuat satu prediksi pertandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern juga dimunculkan hingga bertahun-tahun kincit. Karena ilmu sejarah statistik Dortmund memang megah saat menggulung Bayern, banyak yang lalu menilai BVB akan siap mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini mengecoh. Mengapa? Karena statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik mula musim pula biar tidak dapat dengan rambang menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim sejak pertemuan terakhir perlu dipertimbangkan.

info selanjutnya Tips bayangan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan renggangan kedua menjimbit yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini selalu.

Karena prediksi saya acap saya tampilkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak minta saya memprediksi berbagai pertentangan lainnya. Paling banyak saya abaikan atau abdi tolak dengan alasan kurang paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Dalil saya ini senafas dengan tips dugaan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat perkiraan tanpa dilatar belakangi laporan dan warta yang elok mengenai menyunggi atau liga tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari menciptakan prediksi tentang MU vs Chelsea. Aku mustahil sebagai pakar mengenai semua permufakatan yang terdapat. Akui selalu.

Tips prediksi 7: Kita juga gak seharusnya meneka setiap festival. Ada waktunya pertandingan sangat sulit diprediksi. Analisa Kamu deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjulang menurut Dikau 50-50. Kalau sudah amat tahan pribadi, hindari memaksakan diri menciptakan prediksi. Secara demikian prosentase kejituan bayangan anda hendak meningkat.

Tetap banyak proporsi lainnya yang bisa dan patut dikenakan dalam memproduksi sebuah prediksi yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat aku berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kejujuran prediksi itu. Sebuah perkiraan yang berkualitas, baik sah maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau poin analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Make your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!